Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Berkemampuan Tinggi dalam Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

  • Titis Putri Anggraini Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
  • Sri Rejeki Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia
Keywords: kemampuan penalaran, soal cerita matematika, sistem persamaan linear dua variabel

Abstract

Untuk memperoleh penguasaan konsep yang baik, diperlukan penalaran dalam proses belajar siswa. Sebagai contoh, dalam menyelesaikan soal cerita, selain memperoleh jawaban dari apa yang ditanyakan, siswa perlu memahami langkah-langkah untuk mendapatkan jawaban tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini terdiri dari dua siswa kelas VIII pada sebuah SMP Negeri di Jawa Tengah tahun ajaran 2020/2021 yang telah dipilih berdasarkan kategori kemampuan matematika tinggi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, tes, dan wawancara. Teknis analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Keabsahan data dalam penelitian ini yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa berkemampuan tinggi termasuk pada kriteria baik. Namun belum semuanya memenuhi keempat indikator kemampuan penalaran matematis dengan baik, dan jawaban setiap siswa kategori tinggi berbeda. Hanya saja siswa dapat melakukan manipulasi matematika, menyusun bukti dan memberikan alasan terhadap kebenaran solusi dengan benar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainun, N. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa Madrasah Aliyah melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament. Jurnal Peluang, 4(1), 55–63.

Alfionita, F., & Hidayati, N. (2019). Analisis kemampuan penalaran matematis siswa materi bangun ruang sisi datar. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Sesiomadika 2019, 950–956.

Ardhiyanti, E., Sutriyono, S., & Pratama, F. W. (2019). Deskripsi Kemampuan Penalaran Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Aritmatika Sosial. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 90–103. https://doi.org/10.31004/cendekia.v3i1.82

Firdausy, A. R., Triyanto, & Indriati, D. (2021). Mathematical reasoning abilities of high school students in solving contextual problems. International Journal of Science and Society, 3(1), 201–211.

HW, S. (2018). Statistika Deskriptif-Parametrik-Korelasional. Muhammadiyah University Press.

Linola, D. M., Marsitin, R., & Wulandari, T. C. (2017). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Cerita di SMAN 6 Malang. Pi: Mathematics Education Journal, 1(1), 27–33. https://doi.org/10.21067/pmej.v1i1.2003

Liviananda, F., & Ekawati, R. (2019). Hubungan keyakinan siswa tentang matematika dan pembelajarannya dengan kemampuan matematika. MATHEdunesa Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 8(2), 357–364.

Lubur, N. D. L. (2021). Analisis kemampuan pemecahan masalah pada materi fungsi melalui penerapan model pendidikan matematika realistik. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(1), 182–189.

Nurjanah, S., Kadarisma, G., & Setiawan, W. (2019). Analisis Kemampuan Penalaran Matematik Dalam Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Pada Siswa Smp Kelas VIII Ditinjau dari Perbedaan Gender. Journal on Education, 1(2), 372–381.

Pratiwi, R. (2018). Miskonsepsi siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel (spldv) berdasarkan proses berpikir kritis ditinjau dari kemampuan awal. Jurnal Eksponen, 8(1), 9–17.

Putri, D. K., Sulianto, J., & Azizah, M. (2019). Analisis kemampuan penalaran matematis ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah. International Journal of Elementary Education, 3(3), 351–357.

Ratau, A. (2016). Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Terhadap Kemampuan Penalaran Dan Komunikasi Matematika Siswa SMP Negeri Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Matematika dan Pembelajarannya, 2(1), 42–59.

Sandy, W. R., Inganah, S., & Jamil, A. F. (2019). The Analysis of Students’ Mathematical Reasoning Ability in Completing Mathematicalproblems on Geometry. Mathematics Education Journal, 3(1), 72–79. https://doi.org/10.22219/mej.v3i1.8423

Setiawati, T., Muhtadi, D., & Rosaliana, D. (2019). Kemampuan penalaran matematis siswa pada soal aplikasi. Seminar Nasional & Call For Papers Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Siliwangi, 748–753.

Shodikin, A. (2017). The effect of learning with abductive-deductive strategy on high school students’ reasoning ability. International Journal of Education, 10(1), 67–72. https://doi.org/10.17509/ije.v10i1.8080

Sumartini, T. S. (2015). Peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa melalui pembelajaran berbasis masalah. Moshafara: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 1–10.

Sutama. (2019). Metode penelitian pendidikan: kuantitaif, kualitatif, penelitian tindakan kelas, mix method, r&d (Cetakan 1). CV. Jasmine.

Wahyuni, Z., Roza, Y., & Maimunah, M. (2019). Analisis Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Kelas X Pada Materi Dimensi Tiga. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi, 3(1), 81–92. https://doi.org/10.32505/qalasadi.v3i1.920

Wajo, E., & Dewi Kartika, E. (2020). Pengaruh model pembelajaran tipe artikulasi dan team games tournament terhadap kemampuan representasi matematis. Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.31537/laplace.v3i1.308
Published
2021-10-05
Section
Articles