PKM Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Quran pada Lansia dengan Metode Qiro’ati di Rt 03. Rw. 01 Lingkungan Krajan Karang Kenek Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo

  • Mory Victor Febrianto Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Keywords: Belajar Membaca, Usia Tua, Metode Qiro'ati

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran membaca Al-Quran pada usia lanjut dengan metode Qiro'ati di Lingkungan Krajan Karang Kenek Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo dan apa saja kendala dalam pembelajaran membaca Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran diadakan setiap hari Minggu pada saat ba'da Maghrib hingga saat pintu masuk doa Isha yang terdiri dari 10 santri lansia. Belajar dilakukan secara klasik atau bersama-sama. Kegiatan pembelajaran dilakukan dalam 3 tahap, yaitu: pertama, pembukaan. Ustadz menyapa dan membaca al-Fatihah bersama. Kedua, kegiatan inti. Ustadz menambahkan materi dengan menulis huruf hijaiyah di papan tulis kemudian Ustadz menjelaskan pengucapan huruf-huruf itu. Jika sudah paham, ulama terus menjelaskan bentuk huruf hijaiyah dan perubahannya. Ketiga, penutupan. Ustadz dan para siswa lanjut usia mengatakan hamdalah bersama dan akhiri dengan ucapan Ustadz. Metode yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah metode ceramah, tanya jawab, dan metode drill. Evaluasi yang digunakan oleh Ustadz adalah evaluasi harian, tetapi tidak ditulis.

References

Abdul Majid Khon. 2011, Praktikum Qira‟at Keanehan Bacaan Al-Qur‟an Qira‟at Ashim dari Hafash, Jakarta: Amzah.
Acep Hermawan. 2011, „Ulumul Quran, Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.
Abdul Hamid, dkk. 2008, Pembelajaran Bahasa Arab Pendekatan, Metode, Strategi, Materi, dan Media, Malang: UIN Malang Press (Anggota IKAPI).
Nur kholis. 2008, Pengantar Studi Al-Qur‟an dan Al-Hadis, Yogyakarta: Teras.
Oemar Hamalik. 2003, Proses Belajar Mengajar, Jakarta: Bumi Aksara, Cet: 2.
Published
2019-09-23
Section
Articles