Analisis Kompetensi Pedagogi Ke-PLB-An Guru Berdasarkan Intensitas Keikutsertaan Pelatihan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi

  • Tias Martika Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret
  • Abdul Salim Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret
  • Munawir Yusuf Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret
Keywords: Kompetensi, Guru, Sekolah Inklusi, Pelatihan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kompetensi guru di sekolah inklusi berdasarkan keikutsertaan guru dalam mengikuti pelatihan tentang pendidikan inklusi.  Subjek penelitian ini yaitu guru kelas di sekolah inklusi. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive random sampling dengan jumlah sampel 38 guru. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen pengukuran kompetensi dengan nilai reliabilitas 0.91. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan anova one way. Hasil statistik deskriptif  menunjukkan bahwa dari jumlah subjek 38 responden nilai rata (mean) 61,50  nilai terendah (minimum) 40 dan nilai tertinggi (maximum) 88. Sedangkan hasil analisis Anova One Way kompetensi guru menunjukkan P (P-value) = 0,000. P-Value 0,000 < 0,05 dan F-Value > F Tabel 24,993 >3,27  disimpulkan ada perbedaan yang signifikan kompetensi pedagogik guru berdasarkan keikutsertaan pelatihan inklusi yang telah diikuti.  Kebutuhan  guru dalam pelatihan tentang pendidikan inklusi pada sejumlah 38 responden yaitu, 61% sangat perlu, 37% perlu, dan 3% tidak perlu. identifikasi kebutuhan materi pelatihan pendidikan  inklusi sebagai berikut 1) pengertian anak berkebutuhan khusus, 2) Jenis anak berkebutuhan khusus, 3) karakteristik anak berkebutuhan khusus, 4) Identifikasi ABK, 5) adaptasi kurikulum bagi ABK, 6) Program Pembelajaran Individual (PPI), 7) Strategi pembelajaran bagi ABK, 8) Evaluasi pembelajaran ABK, 9)Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 tahun 2009, 10) Pengertian full inklusi dan segregasi, dan 11) tugas guru pembimbing khusus di sekolah inklusi.

Published
2020-01-15
Section
Articles