PENDEKATAN KONSELING BAGI REMAJA PECANDU NAPZA

  • Ida Karismatika IKIP PGRI Jember
Keywords: Penyalahgunaan NAPZA, Konseling Islami, Konseling Kognitif Perilaku, Konseling Realitas

Abstract

Masa remaja merupakan segmen penting dalam kehidupan manusia, yang dapat mencapai kesuksesan dan kebahagiaan ketika mampu menjalankan tugas perkembangan secara sehat dan optimal. Akan tetapi, fakta bahwa remaja juga merupakan populasi dengan risiko tinggi menyalahgunakan NAPZA, membuat remaja mengembangkan perilaku berisiko lainnya yang bahkan dapat berujung kepada kematian. BNN Republik Indonesia menyebutkan angka penyalahgunaan Narkoba dikalangan pelajar tahun 2018 mencapai angka 2,29 juta orang. Faktor dalam diri, lingkungan dan ketersediaan NAPZA menyebabkan remaja mengalami kesulitan mengatasi ketergantungan terhadap NAPZA, terlebih penyalahgunaan NAPZA menimbulkan dampak yang serius, baik dari segi kesehatan, gaya hidup, hubungan sosial dan risiko berhadapan dengan hukum. Oleh karenanya diperlukan penanganan yang tepat dan efektif untuk menangani permasalahan yang timbul akibat dampak penyalahgunaan NAPZA. Sekalipun rehabilitasi terhadap korban penyalahgunaan NAPZA merupakan persoalan yang cukup kompleks dan memerlukan kajian dan penelitian yang berkesinambungan, namun berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa metode penanganan yang dinilai efektif dalam menangani permasalahan yang timbul sebagai dampak penyalahgunaan NAPZA, meliputi Bimbingan dan Konseling Islami, Konseling Kognitif-Perilaku dan Konseling Realitas.

Published
2020-01-07
Section
Articles